JUSTIN HUBNER IDOLAKU

Aku, Marshila Aryani, seorang pelajar sederhana dari satu SMK yang berada di kelurahan Madyopuro , malang , yang memiliki mimpi besar untuk menjadi seorang guru. Sejak kecil, aku sudah terpikat dengan dunia pendidikan. Melihat guru-guruku dengan sabar membimbing dan menginspirasi kami, para murid, membuatku ingin mengikuti jejak mereka. Aku ingin menjadi sosok yang bisa memberikan dampak positif bagi kehidupan orang lain dan insyaallah merubahnya menjadi lebih berguna untuk nusa dan bangsa, terutama generasi muda.

 Namun, di balik cita-citaku yang mulia, ada satu hal yang mungkin terdengar sedikit unik: aku adalah seorang penggemar berat Justin Hubner, seorang pemain sepak bola profesional. Mungkin terdengar aneh, seorang calon guru mengidolakan seorang atlet. Tapi bagiku, Justin bukan hanya sekadar pemain bola, dia adalah simbol dari kerja keras, semangat pantang menyerah yang membara.

 

Awalnya, aku tidak terlalu tertarik dengan sepak bola. Bagiku, olahraga ini hanyalah sekadar pertandingan yang di mainkan oleh orang yang tertentu atau terpilih . Namun, semua itu berubah ketika aku secara tidak sengaja melihat Justin Hubner bermain untuk Timnas Indonesia. Ada sesuatu dalam dirinya yang langsung menarik perhatianku. Bukan hanya karena kemampuan fisiknya yang luar biasa, tetapi juga karena semangatnya yang membara di lapangan.

 

Aku ingat betul momen ketika Justin pertama kali membela Timnas Indonesia. Saat itu, aku merasakan kebanggaan yang luar biasa sebagai seorang warga negara Indonesia. Justin bermain dengan penuh semangat, memberikan segalanya untuk tim dan negara Indonesia . Aku bisa melihat tekad yang kuat di matanya, dan itu membuatku terinspirasi.

 

Sejak saat itu, aku mulai mencari tahu lebih banyak tentang Justin Hubner. Aku membaca artikel tentang perjalanan kariernya, menonton video-video pertandingannya, dan mengikuti akun media sosialnya. Semakin aku mengenalnya, semakin aku kagum padanya.

 

Justin Hubner lahir tanggal 14 September 2003 dan besar di Belanda, namun ia memiliki darah Indonesia dari kakeknya. Ia memilih untuk membela Timnas Indonesia, meskipun memiliki kesempatan untuk bermain di tim nasional lain. Bagiku, ini adalah bukti kecintaannya pada Indonesia. Ia ingin memberikan kontribusi bagi negara leluhurnya, dan itu sangat menyentuh hatiku.

 

Selain itu, aku juga terinspirasi oleh kerja keras Justin. Ia berlatih dengan sangat keras untuk meningkatkan kemampuannya. Ia tidak pernah puas dengan apa yang sudah diraih, dan selalu berusaha untuk menjadi lebih baik. Aku belajar dari Justin bahwa untuk mencapai kesuksesan, kita harus bekerja keras dan tidak mudah menyerah.

 

Justin juga memiliki kepribadian yang sangat positif. Ia selalu ramah dan rendah hati kepada semua orang. Ia tidak pernah sombong meskipun sudah meraih banyak prestasi. Ia selalu menyapa penggemarnya dengan senyum, dan itu membuatku merasa dekat dengannya. Aku belajar dari Justin bahwa kesuksesan tidak boleh membuat kita lupa diri. Kita harus tetap rendah hati dan menghargai orang lain.

 

Sebagai seorang pelajar, aku sering menghadapi berbagai tantangan dalam belajar. Terkadang, aku merasa kesulitan memahami materi pelajaran, atau merasa malas untuk mengerjakan tugas. Namun, ketika aku mengingat Justin Hubner, aku kembali bersemangat. Aku ingat akan kerja kerasnya, semangatnya, dan dedikasinya. Aku belajar dari Justin bahwa aku tidak boleh menyerah pada diri sendiri. Aku harus terus berusaha untuk meraih cita-citaku.

 

Aku ingin menanamkan nilai-nilai yang aku pelajari dari Justin kepada siswa-siswaku kelak. Aku ingin mengajarkan mereka tentang pentingnya kerja keras, semangat, dedikasi, dan kerendahan hati. Aku ingin mereka tahu bahwa dengan kerja keras, mereka bisa meraih mimpi setinggi apapun. Aku ingin mereka menjadi generasi muda yang berprestasi dan berakhlak mulia.

 

Justin Hubner bukan hanya sekadar idola bagiku, dia adalah inspirasi. Dia telah memberikan dampak positif dalam hidupku, dan aku sangat berterima kasih untuk itu. Aku berharap Justin akan terus sukses dalam kariernya, dan terus menginspirasi banyak orang di seluruh dunia. Aku bermimpi suatu hari nanti bisa bertemu dengannya dan berterima kasih secara langsung.

 

Mungkin terdengar aneh, seorang calon guru mengidolakan seorang pemain sepak bola. Namun, bagiku, Justin Hubner adalah contoh nyata dari seseorang yang berjuang untuk meraih mimpinya dengan kerja keras dan dedikasi. Ia adalah inspirasi bagiku untuk terus belajar, berusaha, dan memberikan yang terbaik dalam segala hal yang aku lakukan. Aku yakin, dengan mengikuti jejaknya, aku bisa menjadi guru yang sukses dan memberikan dampak positif bagi kehidupan banyak orang.

Komentar

Postingan Populer